Wabah Penyakit dari Masa ke Masa: Respon Masyarakat dan Perubahan Sosial-Budaya

Anggy Denok Sukmawati

Abstract

Manusia telah hidup bersama wabah penyakit sejak dahulu kala. Beberapa wabah penyakit besar yang melanda dunia dalam skala yang besar di ataranya Wabah Cacar yang telah ada sejak abad ke-18, The Black Death yang muncul sekitar tahun 1340an dan 1350an, serta Wabah Flu Spanyol pada tahun 1918. Ketiga wabah tersebut adalah beberapa wabah penyakit yang membawa efek sangat masiv pada kehidupan masyarakat di dunia dengan angka kematian yang sangat tinggi. Selain menyebabkan kematian dalam jumlah besar, wabah-wabah tersebut mengubah pula pola kehidupan manusia di berbagai aspek, seperti pola hidup, pola pikir, serta dinamika kehidupan sehari-hari.

Telah banyak buku yang membahas mengenai wabah penyakit. Masing-masing buku tersebut memiliki sudut pandang tertentu, baik itu dari sudut pandang kesehatan (Ewald, 1994; Lacroix, 2012), antropologi (Keshavjee, 2014; Lynteris, 2020), maupun sejarah (Oldstone, 2010; Cunningham dan Grell, 2000). Buku ini merupakan salah satu dari banyak buku yang mengangkat topik wabah penyakit di dunia. Satu hal yang membuat buku ini unik dan berbeda dari buku-buku lain adalah buku ini tidak hanya menceritakan sejarah dari wabah-wabah penyakit besar yang pernah terjadi di dunia tetapi juga melihat pola perubahan masyarakat yang terbentuk sesudah kejadian wabah tersebut.

Buku ini terdiri dari dua puluh dua bab yang masing-masing babnya membahas wabah penyakit yang pernah menjangkiti seluruh dunia. Dalam pembahasan itu, dibahas pula efek sosial, budaya, dan keilmuan dari masing-masing wabah terhadap kehidupan masyarakat dunia. Topik yang diangkat dalam buku ini sangat relevan dengan keadaan dunia saat ini yang juga sedang dicekam Pandemi Covid-19. Kita bisa mengambil pelajaran dari semua wabah yang pernah terjadi sebelumnya dan—jika memungkinkan—“memprediksi” perubahan sosial-budaya apa yang akan terjadi pada kehidupan manusia sesudah pandemi ini berakhir suatu saat nanti di masa depan.

Keywords

Wabah Penyakit; Dampak Sosial; Perubahan Sosial; Respon Masyarakat

Full Text:

PDF

References

Berridge, Virginia, Martin Gorsky, dan Alex Mold. (2011). Public Health in History. Berkshire: Open University Press.

Cunningham, Andrew dan Ole Peter Grell. (2000). The Four Horsemen of The Apocalypse. Cambridge: Cambridge University Press.

Ewald, Paul W. (1994). Evolution of Infectious Disease. Oxford: Oxford University Press.

Honigsbaum, Mark. (2020). The Pandemic Century: A History of Global Contagion from The Spanish Flu to Covid-19. Cambridge: Penguin.

Keshavjee, Salmaan. (2014). Blind Spot, How Neoliberalism Infiltrated Global Health. Oakland: University of California Press.

Lacroix, Victoria. (2012). All About Pandemics, Epidemic of Infectious Disease. Delhi: University Publication.

LeMay, Michael C. (2016). Global Pandemic Threats, A Reference Handbook. Santa Barbara: ABC-CLIO, LLC.

Lynteris, Christos. (2020). Human Extinction and The Pandemic Imaginary. London and New York: Routledge.

Oldstone, Michael B. A. (2010). Viruses, Plagues, and History, Past, Present, and Future. Oxford: Oxford University Press.

Osterholm, Michael T. (2017). Deadliest Enemy: Our War Against Killer Germs. New York: Little, Brown and Company.

Shah, Sonia. (2016). Pandemic: Tracking Contagions, from Cholera to Ebola and Beyond. London: Sarah Crichton Books/Farrar, Straus & Giroux.

Sowden, Frank M. (2019). Epidemics and Society, from the Black Death to the Present. London: Yale University Press.

United Nation. (2019). World Population Prospects 2019 Highlights. New York: Department of Economic and Social Affairs Ppopulation Division, United Nation.

Copyright (c) 2022 Masyarakat Indonesia
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.